Hari 1: Hatay
Di ujung selatan negara kita, di salah satu tempat yang menjadi wadah bagi berbagai budaya, kepercayaan, dan peradaban, dan merupakan salah satu pusat gastronomi terpenting di Turki, kita sarapan di salah satu tempat terbaik untuk mencicipi hidangan khas Hatay. Setelah itu, bersama pemandu kami, kami mengunjungi Masjid Habib-i Neccar, yang dibangun setelah Antakya ditaklukkan pada tahun 636 M oleh Abu Ubaidah bin Jarrah, salah satu komandan Hz. Umar, dan dikenal sebagai masjid tertua yang dibangun di dalam batas-batas Republik Turki. Setelah melihat rumah-rumah tua Antakya dan Gereja Katolik, para tamu yang menginginkannya dapat mencicipi haytalı khas Affan Kahvesi, yang masih mempertahankan keadaan seperti saat dibangun pada tahun 1911 dan memberi kesan seolah-olah kita melakukan perjalanan waktu, serta kopi Turki yang disajikan dalam gelas tipis. Setelah itu, kami berjalan menuju Uzun Çarşı yang terkenal, tempat kita dapat menemukan hampir semua produk khas Hatay dalam satu tempat. Di tengah pesta warna dan aroma yang menakjubkan ini, kita mengenal budaya Hatay, dan para tamu yang menginginkannya dapat berbelanja serta berhenti di penjual künefe dan pencuci mulut labu yang paling terkenal di Hatay untuk mencicipi kelezatan luar biasa ini. Setelah itu, kami singgah di sebuah rumah sabun bersejarah untuk melihat dan jika diinginkan membeli sabun buatan tangan Hatay yang terkenal, yaitu sabun daun salam dan sabun zaitun. Kemudian dengan kendaraan kami kami menuju Gereja St. Pierre, yang terletak di lereng Gunung Habib’i Neccar, merupakan gua alami yang pada tahun 30-an M ditambahkan beberapa bagian dan diubah menjadi gereja, serta dikenal sebagai gereja pertama dalam Kekristenan. Setelah itu, kami menenangkan jiwa di HARBIYE ŞELALELERİ, yang disebut sebagai air mata Defne, lalu berangkat ke Desa VAKIFLI, yang berada di kawasan pesisir SAMANDAĞ dan memiliki keistimewaan sebagai satu-satunya desa Armenia di Turki. Saat memasuki Desa Vakıflı, rumah-rumah yang dibuat oleh para ahli batu Armenia langsung menarik perhatian kami karena arsitekturnya yang terasa berbeda. Rumah-rumah itu menyatu dengan alam. Di tengah keindahan alam ini, kami melakukan tur kami. Setelah tur selesai, kami melanjutkan perjalanan dari sini ke Gaziantep.
Menginap: Gaziantep
2.HARI:GAZİANTEP
Setelah sarapan di hotel, kita berangkat menjelajahi Gaziantep bersama pemandu kami. Perhentian pertama kami adalah Tahmis Kahvesi, salah satu kedai kopi tertua di Turki. Di tempat yang sarat sejarah ini, para tamu yang ingin dapat menikmati menengiç atau kopi dibek sambil ditemani camilan kacang-kacangan spesial. Dari sini, kita melanjutkan ke Bakırcılar Çarşısı. Pasar Bakırcılar Çarşısı, yang secara umum dikenal sebagai Bakırcılar Çarşısı namun sebenarnya merupakan sebuah kompleks pasar tempat banyak pengrajin membuat berbagai kerajinan tangan, dengan toko-toko berlapis kayu dan jalanan berbatu, menghadirkan kita sepotong suasana dari masa lalu. Setelah Bakırcılar Çarşısı, kita melihat Zincirli Han dan berjalan singkat di jalan-jalan Bey Mahallesi yang bersejarah untuk melihat rumah-rumah tua khas Antep. Setelah istirahat singkat, para tamu yang ingin dapat mencicipi katmer atau baklava khas Antep, lalu setelah mendapat informasi tentang masjid bersejarah ini yang memiliki ciri-ciri arsitektur Seljuk dan mimbar istimewanya, kita berangkat dengan kendaraan menuju Museum Mosaik Zeugma. Kita mengunjungi museum yang luar biasa ini, yang memiliki koleksi sangat besar dan termasuk salah satu museum terpenting di dunia, tempat dipamerkannya mosaik-mosaik yang ditemukan dari Kota Kuno Zeugma (Belkıs), yang sebagian besar digali di desa Belkıs, distrik Nizip, Gaziantep. Setelah itu, kita ikut tur perahu di Halfeti. Setelah makan malam di tempat yang terkenal dengan hidangannya yang lezat, kita menuju hotel untuk beristirahat.
Akomodasi: Gaziantep
3. HARI: ADANA
Setelah sarapan di hotel, kami berangkat menuju Adana. Saat tiba di Adana, pemberhentian pertama kami adalah TAŞKÖPRÜ, salah satu ikon bersejarah ADANA. Setelah melihat jembatan batu bersejarah berusia 1700 tahun yang berasal dari periode Romawi dan masih digunakan hingga kini, kami mengunjungi Masjid Sabancı, masjid terbesar di Turki dan Timur Tengah, lalu mendengarkan penjelasan pemandu di sana. Setelah itu, sambil menikmati Sungai Seyhan, kami makan Adana Kebab dan mencicipi salah satu hidangan penutup khasnya, yaitu halka tatlısı. Selanjutnya, kami mengunjungi secara berurutan di pusat kota: Menara Jam Büyük Saat, Pasar Kazancılar, Masjid Agung Adana, dan Museum Rumah Atatürk Adana. Setelah selesai melakukan kunjungan, kami melanjutkan perjalanan kembali ke Antalya. Setelah tiba di Antalya, kami mengantar Anda kembali ke نقاط penjemputan, lalu berpamitan dengan harapan dapat bertemu lagi di тур berikutnya.